·
Perencanaan
Sebelum memulai bagaimana perusahaan akan
bergerak, maka dibuatlah perencanaan sebagai jalannya yang harus ditempuh
perusahaan Graha Mandiri Biasa. Demikian perusahaan akan berjalan lebih terarah dan dapat
meminimalkan jumlah kesalahan serta dapat menentukan alternatif yang bisa
digunakan saat ada masalah muncul diluar kehendak perusahaan. Perencanaan
disini dapat meliputi :
Menentukan jenis dan jumlah produk yang
akan didistribusikan agar tepat dalam hal kualitas, manfaat dan kuantitasnya
agar dapat dicapai keuntungan maksimal.
Menetapkan jumlah dana yang diperlukan
untuk modal kerja maupun modal tetap.
Menentukan jumlah pekerja yang akan ditarik
dan dipekerjakan dalam perusahaan .
·
Pengorganisasian
Fungsi pengorganisasian dapat dikatakan
sebagai proses penciptaan hubungan antara berbagai fungsi, personalia dan
faktor-faktor fisik agar semua pekerjaan yang dilakukan dapat bermanfaat serta
terarah pada satu tujuan. Ada 3 hubungan dasar dalam hubungan formal :
Tanggung jawab dari setiap anggota
perusahaan
Wewenang atas peran dalam perusahaan
Pertanggung jawaban kepada pihak atasan
atas kinerjanya
·
Pengarahan
Arti dari pengarahan sendiri, tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota organisasi melakukan kegiatan yang sudah ditentukan kearah tercapainya tujuan. Bahwa seorang pemimpin yang baik, seseorang yang tidak melaksanakan sendiri kegiatan atau tindakan yang bersifat operasional, tetapi mengambil keputusan, menentukan kebijakan dan menggerakkan orang lain untuk melaksanakan keputusan yang telah diambil sesuai dengan kebijaksanaan yang telah digariskan itu.
Dengan berbagai cara, pemimpin harus tetap
memperhatikan bawahannya, tidak hanya dalam komunikasi, motivasi, maupun cara
mengarahkan dengan cara yang bisa diterima bawahan dan dijalankannya.
diharapkan pemimpin mmemberikan pengaruh berarti bagi yang dipimpinnya. Berikut
yang dilakukan sebagai bentuk pengarahan dalam perusahaan :
mendorong karyawan untuk bekerja maksimal
dan mencapai prestasi terbaik ;
menjaga hubungan dengan bawahan dengan
menganggapnya sebagai rekan ;
tidak membedakan karyawan dan menyangkut
SARA ;
memberikan penghargaan bagi yang memang
berprestasi ;
perlakuan yang adil ; dan lain sebagainya
·
Pengendalian
Dalam tahap pengendalian, perusahaan
terarah pada perbandingan perencanaan yang ditetapkan dengan membandingkan
hasil yang dicapai. Dengan demikian, perusahaan melakukan hal-hal sebagai
berikut:
Menetapkan standar dan metode untuk
mengukur prestasi yang dicapai
Mengukur prestasi kerja perusahaan
Menentukan apakah prestasi kerja memenuhi
standar yang ditetapkan.
Mengambil tindakan korektif untuk semua
sisi internal dan eksternal
Meneliti secara detail pada bagian
Keuangan, Pemasaran, Produksi, dan Personalia
Manajemen Suber Daya manusia di perusahaan
Sumber daya manusia atau yang biasa dikenal
dengan SDM merupakan salah satu penentu kemajuan suatu perusahaan PT GMB. Kenapa demikian? karena
SDM adalah salah satu penggerak suatu perusahaan, tanpa angggota perusahaan,
karyawan dan lainnya yang menjadi anggota organisasi perusahaan, perusahaan
akan kesulitan untuk berkembang dan maju. Dengan adanya SDM didalam perusahaan
terkadang juga masih belum maksimal kinerjanya, sehingga perlu SDM yang tanguh
dan mampu menjalankan tugas serta perannya dalam perusahaan. untuk itu,
menemukan dan memiliki SDM yang baik, berarti perusahaan juga pantas mencapai
tujuan-tujuan organisasinya. utnuk itu, perusahaan memperlakukan setiap anggota
organisasinya dengan baik baik serta mempertahankan untuk tiap anggota atau
karyawan yang mempunyai kinerja baik dengan segala kemampuannya. terlebih lagi
disertai pengalaman-pengalaman yang cukup. Perusahaan memberi
memeperhatikan karyawannya dengan cara sebagai berikut:
1. memberikan waktu untuk libur tiap
bulannya bagi perusahaan dari pusat sampai cabang
2. menjajikan kenaikan gaji bagi karyawan
dan dpromosikan untuk kenaikan pangkat
3. menambah kemampuan anggota dengan
mengadakan pelatihan-pelatihan
4. memberikan waktu bagi anggota untuk
berlibur bersama tiap waktu tertentu
5. memberikan hadiah-hadiah khusus sebagai
bentuk penghargaan bagi karyawan
6. memberikan asuransi bagi anggota
7. menempatkan karyawan dan atau anggota
perusahaan ke cabang lain agar tidak bosan dengan tempat kerja
Dan kebijakan-kebijakan atasan lainnya yang
kadang diluar prosedur perusahaan standar. Semua dilakukan demi kenyamanan dan
memaksimalkan kinerja anggota, selain itu meningkatkan motivasi bagi anggota
agar tidak mudah keluar dan mencari tempat atau perusahaan lain jika itu
karyawan unggulan atau kinerjanya cukup memajukan perusahaan. Perusahaan tetap
berusaha agar anggotanya nyaman dan tetap bekerja dengan maksimal tanpa adanya
tekanan dan bekerja dengan kesadaran atau nurani pribadi tiap anggota.
2. BUATLAH SKEMA
CIRI-CIRI MANAJER PROFESIONAL DAN KETRAMPILAN MANAJEMEN YANG DI BUTUHKAN!
Seorang manajer harus mempunyai kepribadian
seperti di bawah ini :
Pemimpin Lambang (Figurehead)
Diperlukan untuk menjalankan sejumlah
kewajiban rutin yang bersifat legal dan sosial.
Pemimpin (Leader)
Bertanggung jawab untuk memotivasi dan
mengaktifkan bawahan, bertanggung jawab untuk mengisi posisi yang kosong,
melatih dan tugas-tugas yang terkait.
Penghubung (Liaison)
Memelihara suatu jaringan kontak luar yang
berkembang sendiri yang memberikan dukungan dan informasi berkaitan dengan
informasi.
Pemantau (Monitor)
Sebagai pusat saraf informasi internal dan
eksternal tentang organisasi.
Penyebar (Dissiminator)
Meneruskan informasi yang diterima dari
orang luar atau dari bawahan kepada anggota organisasi.
Juru Bicara (Spokesperson)
Meneruskan informasi kepada orang luar
mengenai rencana, tindakan, kebijakan dan hasil organisasi berkaitan dengan
pengambilan keputusan.
Wirausaha (Enterpreneur)
Mencari kesempatan dalam organisasi dan
lingkungan serta memprakarsai “proyek-proyek perbaikan” untuk menimbulkan
perubahan.
Pengendali Gangguan (Disturbance Handler)
Bertanggung jawab atas tindakan korektif
bila organisasi menghadapi gangguan mendadak dan penting.
Pengalokasi Sumber Daya (Resource
Allocator)
Bertanggung jawab terhadap alokasi segala
sumber daya organisasi.
. Perunding (Negotiator)
Mewakili organisasi pada
perundingan-perundingan.
Robert L. Katz pada tahun 1970-an
mengemukakan bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar.
Ketiga keterampilan tersebut adalah:
1. Keterampilan konseptual (conceptional
skill)
Manajer tingkat atas (top manager) harus
memiliki keterampilan untuk membuat konsep, ide, dan gagasan demi kemajuan
organisasi. Gagasan atau ide serta konsep tersebut kemudian haruslah dijabarkan
menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu.
Proses penjabaran ide menjadi suatu rencana kerja yang kongkret itu biasanya
disebut sebagai proses perencanaan atau planning. Oleh karena itu, keterampilan
konsepsional juga merupakan keterampilan untuk membuat rencana kerja.
2. Keterampilan berhubungan dengan orang
lain (humanity skill)
Selain kemampuan konsepsional, manajer juga
perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi atauketerampilan berhubungan
dengan orang lain, yang disebut juga keterampilan kemanusiaan. Komunikasi yang
persuasive harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang
dipimpinnya. Dengan komunikasi yang persuasif, bersahabat, dan kebapakanakan
membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka
kepadaatasan. Keterampilan berkomunikasi diperlukan, baik pada tingkatan
manajemen atas, menengah, maupun bawah.
3. Keterampilan teknis (technical skill)
Keterampilan ini pada umumnya merupakan
bekal bagi manajer pada tingkat yang lebih rendah. Keterampilan teknis ini
merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu, misalnya
menggunakan program komputer, memperbaiki mesin, membuat kursi, akuntansi dan
lain-lain.
No comments:
Post a Comment